Kalajengking adalah sebuah arthropoda dengan delapan kaki, termasuk dalam ordo Scorpiones dalam kelas Arachnida. Dalam kelas ini juga termasuk laba-laba, harvestmen, akarina, dan caplak. Ada sekitar 2000 spesies kalajengking. Mereka banyak ditemukan selatan dari 49° U, kecuali New Zealand dan Antarctica
----
di atas adalah info singkat tentang kalajengking dari mbak wiki
----
Kalajengking saya adalah kalajengking mekanis, tidak memiliki kaki-kaki beruas untuk berjalan. Berjalan dengan mengandalkan sistem motorik yang dihubungkan dengan sistem rantai pada dua ban silindris. Tanpa makanan atau minuman, tapi hidup dengan bahan bakar.
lebih di kenal dengan scorpio. kalau saya lebih suka menyebutnya dengan "kalanjengking".
Mesin motor ini bertipe empat langkah, dengan SOHC pendingin berdiameter dan langkah : 70x58 mm. Volume silinder :223 cm dengan perbandingan kompresi 9.5 : 1. Rem depan menggunakan cakram double piston, rem belakang menggunakan tromol. Dimensi standar motor scorpio adalah 2020 x 770 x 1090 mm. Daya maksimumnya 19 PS/8.000 RPM, Torsi Maksimum : 1.86 kgf.m/6.500 RPM.
-----info dari wiki-----
Kenapa motor ini diberi nama scorpio? kadang saya memikirkan kaitan antara keduanya. Sungguh berbeda sebenarnya. Kalajengking kerap menaikkan tubuh bagian belakangnya, sehingga sering terlihat "njengking", sedangkan motor scorpio yang menggunakan sistem monocross kerap terlihat "njengat" ke depan seperti motor-motor Harley. Kalajengking juga hewan yang tidak cukup lincah berlari meski memiliki kaki yang banyak, sedangkan motor scorpio cukup lincah untuk dikendarai, cukup kencang, dan mudah dikendalikan. Kalajengking beracun, dan motor ini tidak memberikan racun sedikit pun. Bahkan bagi saya memberi keuntungan. Lalu kenapa di beri nama scorpio?
*menunggu jawaban dari Yamaha
-setengah tahun bersama kalanjengking-












Posted in
kalajengking,
scorpio z,
yamaha
(8) Comments


