dulu setiap kali selalu bercerita tentang pilihan hidup berproses dalam imamat. bercerita tentang gundah gulana hati, tentang godaan-godaan diri dalam menjalani panggilan. menyebarkan berita kemana-mana sembari memainkan lagu-lagu melalui biola. itu dulu, bercerita ke adik-adik kecil bahwa hidup itu tidak hanya menikah dan punya anak, tapi juga ada pilihan hidup yang lainnya, menjadi selibat-imamat.
dan tadi, aku mendapat safari panggilan dari teman-temanku yang masih setia berjuang di jalan berproses imamat. seperti dejavu tapi berganti peran.
setiap kata yang terdengar, setiap itu pula bibir ini tersenyum. rasa lucu ini bercampur kangen yang mendalam ternyata. hebat ya kuasa-Nya



2 komentar:
hmm..
kerinduan untuk terpanggil lagi kah??
wee,,ndro..
jalannya ngga harus selibat..
jadi rasul awam juga sangat berharga di mata Nya..
(halah!!)
Mas, blog sampeyan ikut dalam kompetisi Most Indluence Blogger di Bubuawards 2009, tapi kayanya Banner Voting nya belum dipasang . Jadinya nilai vote masih nol.
Ayo pasang banner votenya dan kejarrr http://indonesiaberprestasi.web.id
Post a Comment
monggo silahkan menggonggong