Dari kemarin Jumat (20/11) sampai Sabtu (21/11), saya bareng temen saya aneksa menemani Netral n crew selama di kota Solo. Moment ini terjadi karena kampus saya mengadakan event Atmifest dengan guest star Netral, dan saya tergabung dalam kepanitian dan tiba-tiba ditunjuk untuk menjadi L.O nya Netral. Pengalaman pertama bisa bertemu langsung secara dekat dengan artis tingkat nasional. Rasa pertama yang muncul adalah rasa minder, melihat artis yang gede, tinggi, putih, cakep2, SUNGGUH saya merasa minder. Saya yang notabene berbadan cukup tinggi dan besar, di hadapan mereka sungguh merasa kecil. Aneh ya, padahal sama-sama manusia. Tapi yang membuat rasa minder saya berangsur menghilang adalah cara mereka memperlakukan saya. Cara mereka mengajak saya berbincang, dan cara mereka mengagumi diri saya. Ternyata artis itu gak sombong-sombong, ternyata artis itu juga manusia biasa. Cara mereka bercanda, cara mereka makan, cara mereka merokok, SUNGGUH sama dengan saya!
Beberapa hal yang menyebabkan saya anyel adalah jika pihak Netral mengcancel beberapa acara yang sudah disetujui sebelumnya di run down, rasanya sungguh jengkel. Tapi mau bagaimana lagi, kalau artis nya mutung gak mau manggung, kita yang repot. Dan rupanya kecerdasan nyangkem atau bertutur itu sangat diperlukan untuk membuat kesepakatan dengan manajemen artis.
Hari pertama, saya menjemput Netral di Bandara Adisucipto Djogja, setelah itu kita sarapan di Rumah Makan Moro Lejar. Sarapan kali ini menarik, ditraktir manajemen Netral +mas Pio dari FatMan dJogja. Setelah itu kita langsung meluncur ke Solo. Sampai di Kampus ATMI, kita tur bengkel ATMI, lalu konferensi Pers dan jumpa Fans. Siang hari Netral saya antar ke Hotel. Malam hari menjemput Netral lagi, kemudian makan malam di Candi Resto, setelah itu Netral ada konser di Wonogiri. Pagi harinya saya belum bertemu Netral, mereka ingin istirahat di Hotel rupanya. Baru sekitar siang hari Netral dijemput lalu makan siang, lalu ke Solo Radio untuk wawancara. Saya ketemu Netral lagi saat malam hari. Saya menjemput Netral untuk bersiap manggung di Atmifest. Baru kali ini menjadi driver nya artis, berasa lebih!!! Dan malam ini menjadi malam yang paling panjang bersama Netral.
Apa sih yang ingin saya sampaikan sebenarnya? haha, ini sedikit cerita dan berbagi pengalaman yang saya rasakan. Pengalaman seperti ini mungkin hanya sekali seumur hidup saya alami. Dan satu lagi, ternyata artis itu juga manusia biasa, sungguh manusia yang biasa sekali. Dan tidak selamanya artis itu menikmati saat-saat dipuja-puja, saat dicari-cari banyak orang, dan saat-saat menjadi orang yang spesial. Aku juga bisa, jadi artis....hahha

Beberapa hal yang menyebabkan saya anyel adalah jika pihak Netral mengcancel beberapa acara yang sudah disetujui sebelumnya di run down, rasanya sungguh jengkel. Tapi mau bagaimana lagi, kalau artis nya mutung gak mau manggung, kita yang repot. Dan rupanya kecerdasan nyangkem atau bertutur itu sangat diperlukan untuk membuat kesepakatan dengan manajemen artis.
Hari pertama, saya menjemput Netral di Bandara Adisucipto Djogja, setelah itu kita sarapan di Rumah Makan Moro Lejar. Sarapan kali ini menarik, ditraktir manajemen Netral +mas Pio dari FatMan dJogja. Setelah itu kita langsung meluncur ke Solo. Sampai di Kampus ATMI, kita tur bengkel ATMI, lalu konferensi Pers dan jumpa Fans. Siang hari Netral saya antar ke Hotel. Malam hari menjemput Netral lagi, kemudian makan malam di Candi Resto, setelah itu Netral ada konser di Wonogiri. Pagi harinya saya belum bertemu Netral, mereka ingin istirahat di Hotel rupanya. Baru sekitar siang hari Netral dijemput lalu makan siang, lalu ke Solo Radio untuk wawancara. Saya ketemu Netral lagi saat malam hari. Saya menjemput Netral untuk bersiap manggung di Atmifest. Baru kali ini menjadi driver nya artis, berasa lebih!!! Dan malam ini menjadi malam yang paling panjang bersama Netral.
Apa sih yang ingin saya sampaikan sebenarnya? haha, ini sedikit cerita dan berbagi pengalaman yang saya rasakan. Pengalaman seperti ini mungkin hanya sekali seumur hidup saya alami. Dan satu lagi, ternyata artis itu juga manusia biasa, sungguh manusia yang biasa sekali. Dan tidak selamanya artis itu menikmati saat-saat dipuja-puja, saat dicari-cari banyak orang, dan saat-saat menjadi orang yang spesial. Aku juga bisa, jadi artis....hahha











No Comments






