reuni di kawah candradimuka

Written By indrahuazumenggonggong On 30 December 2009


Tanggal 29-30 Desember ini saya reuni dengan teman-teman SMA saya dahulu di Seminari Menengah Mertoyudan Magelang. Ini reuni angkatan 92, angkatan yang masuk tahun 2003. Terasa aneh, tapi menyenangkan. Sebenarnya kami sudah sering bertemu dan berkumpul sebelumnya, tapi baru kali ini kami reuni dengan bertempat di Seminari, tempat kami sekolah dahulu. Rasanya benar-benar seperti mengulang masa lalu kami. Tidur di tempat tidur tingkat, beralaskan matras yang tipis dan keras, Nonton TV hanya dengan 1 TV untuk satu angkatan, Sepakbola bersama-sama, hingga merayakan ekaresti di kapel kecil Seminari. Hanya satu yang berbeda, sekarang kami tidak perlu sembunyi-sembunyi lagi untuk merokok..hehe.
Dari 72 orang angkatan kami, hanya sekitar 36 orang yang datang. Itu dikarenakan beberapa orang tinggal di luar kota dan di luar pulau Jawa.

Angkatan saya memiliki nama Danasmara sebagai nama angkatan. Itu nama lain dari Arjuna, tokoh pewayangan. Kami mengambil makna cinta yang sangat lekat di pribadi Arjuna, bahwa kami tidak pernah menolak cinta dan selalu berbagi cinta. Motto kami balas cinta bagi sesama.

Terasa aneh karena sekarang teman-teman seangkatan saya meski tetap sama tetapi ternyata berbeda. Masing-masing sudah memiliki dunia dan hidup sendiri-sendiri, masing-masing memiliki tujuan hidup sendiri-sendiri. Bahkan ada teman-teman saya yang masih lanjut di jalan imamat dan sekarang memiliki titel frater di nama depannya. Saya turut bahagia dan bangga pada beberapa teman saya itu. Tapi rasa aneh itu tiba-tiba pudar ketika kami membahas dan mengenang masa lalu kami. Semua terasa berbaur menjadi satu, seakan waktu berputar kembali ke masa lalu. Indah.

Ada beberapa pesan menarik dari Pastor yang memimpin ekaresti penutupan reuni kami.
Seminari adalah sekolah yang membangun dan mempertahankan tradisi-tradisi, ritual-ritual yang ada sejak dulu. Tradisi-tradisi itu dianggap baik dan memiliki nilai positif. Dan ternyata orang yang memiliki prinsip kuat adalah orang yang mampu mempertahankan hidup dalam tradisi-tradisi yang ada. Dan sekarang kami sudah hidup di luar Seminari, kami bisa memilih tradisi atau ritual atau kebiasaan apa yang akan kami anut untuk tujuan hidup kami. Entah itu tradisi di Seminari, atau di keluarga, atau di lingkungan atau di pergaulan kami. Tradisi seperti mampu membentuk manusia menjadi orang yang lebih kuat dan berprinsip. Kebiasaan apa yang akan kita pilih?
paradoks kehidupan
Sesuatu yang nampak menyenangkan, indah, enak pada akhirnya akan melahirkan kehancuran; sedangkan yang nampak berat dan menyiksa pada akhirnya ternyata melahirkan keselamatan.
paradoks kehidupan

Hari ini indah untukku.

...hari yang indah
langitnya biru cerah....


Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Digg
  • Sphinn
  • Facebook
  • Mixx
  • Reddit
  • Technorati
  • IndianPad
  • YahooMyWeb

natal 2009

Written By indrahuazumenggonggong On 25 December 2009

Tuhan baik bagi kita semua...

saya renungi kata-kata itu cuma sekitar 10 menit ketika Pastor berkhotbah saat misa malam Natal di Gereja St. Pius X Karanganyar. 10 menit mendapat apa? 10 menit saya gunakan untuk mengambang di alam pikiran (melamun), kemudian mulai membayangkan macam-macam tentang rencana hidup, dan pada menit-menit terakhir baru teringat kembali tentang Dia yang baik bagiku.

Kenapa selalu begitu pada hidup saya, dari sekian jam yang diberikan oleh-Nya, aku menggunakan hampir seluruhnya untuk kepentinganku, untuk fantasiku, untuk mimpi-mimpiku. Dan pada bagian kecil waktu hidupku baru aku sempat teringat tentang-Nya. Betapa egois. Dan lebih ironis kembali, setiap tahun saya selalu didengungkan dengan Natal yang melambangkan kecintaan-Nya pada saya. Setiap tahun seperti itu, selalu menyesal, dan kemudian kembali diulangi lagi. Yang menjadi pertanyaan untuk saya sekarang, apakah Natal di tahun depan saya akan menyesali ini kembali? Kalau saya memang manusia dan bukan keledai seharusnya tidak akan saya ulangi kembali.

Apa andil-Nya dalam hidup saya, sehingga saya harus benar-benar memperhatikan-Nya? Pertanyaan bodoh sebenarnya, jika memang saya seorang beragama seharusnya saya sudah tau benar jawaban dari pertanyaan itu. Dia yang PRIMA CAUSA, segala sebab atas apa yang ada di muka bumi ini. Tapi kadang saya itu kurang peka, tidak pernah mau mengerti bahwa yang saya miliki adalah anugerah.

Semenjak tercebur di kawah candradimuka kemudian terlepas dari sana, saya seakan lepas dari diri Nya. Seakan tidak membutuhkan Nya.

Ah, Natal tahun ini, saya banyak permintaan, banyak penyesalan, banyak harapan. Tuhan, terimakasih sudah baik dengan saya.

Selamat Natal 2009 bagi anda yang merayakan.

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Digg
  • Sphinn
  • Facebook
  • Mixx
  • Reddit
  • Technorati
  • IndianPad
  • YahooMyWeb

Blogger Friendship in the World

Written By indrahuazumenggonggong On 21 December 2009

Dapat award ini dari mbak tary, katanya lagi berbagi...hehe...
Untuk semua saja, yang comment di bawah ini, silahkan ambil award ini cuma-cuma. Tujuannya cuma satu, mengikat erat persahabatan para blogger di seluruh dunia sehingga dampak positifnya juga dapat dinikmati orang-orang di sekitar kita.

.friendship.

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Digg
  • Sphinn
  • Facebook
  • Mixx
  • Reddit
  • Technorati
  • IndianPad
  • YahooMyWeb

indra juga punya mimpi

Written By indrahuazumenggonggong On 20 December 2009

sudah detik-detik menjelang Natal lalu Tahun Baru. Setiap orang pasti hidup dalam suatu pengharapan, hidup dalam suatu hasrat dan nafsu akan sesuatu, hidup dalam iming-iming hidup. Dan pada setiap akhir tahun, banyak orang menciptakan harapan-harapan baru untuk pencapaian di tahun mendatang. Begitu pula saya, saya selalu menciptakan harapan-harapan baru atau impian-impian baru untuk pencapaian saya di tahun mendatang. Akhir tahun lalu saya juga membuat harapan untuk tahun ini, bagaimana hasilnya?hahaa..sedang saya refleksikan, masih belum selesai.

Untuk tahun depan, satu target utama saya: lulus Ahli Madya Jurusan Teknik Mesin Industri ATMI. Kemudian melanjutkan hidup kembali.hehe

Untuk lulus sih, mungkin target biasa, yang sedang saya bangun sekarang adalah jalan untuk menuju impian saya. Saya itu punya mimpi menjadi seorang dosen, tapi entah kenapa saya tersesat di dunia teknik di sini. Kalau saya ambil postifnya, ATMI ini saya jadikan batu loncatan untuk pijakan-pijakan saya selanjutnya. Mulia sekali kan?hehe

Sebenarnya bingung juga menentukan pilihan, ingin apa setelah lulus nanti. Kalau ingin bekerja, gampang. Banyak pekerjaan yang siap menerima saya, tapi tidak semua pekerjaan itu sesuai dengan impian saya. Semua serba membingungkan dan melahirkan begitu banyak pilihan. Terbersit juga untuk meneruskan kuliah, tapi di satu sisi muncul gejolak muda yang ingin segera mungkin bekerja untuk menumpuk modal hidup. Benar-benar penuh pilihan-pilihan.

Iya, saya mempunyai mimpi, saya mempunyai tujuan hidup, saya punya cita-cita DAN saya pernah salah memilih jalan dalam mencapai tujuan hidup saya maka saya tidak ingin mengulanginya lagi dengan memillih jalan yang salah setelah lulus nanti. Untuk target terdekat saja: saya ingin segera lulus

....kita bukan keledai yang akan jatuh pada lubang yang sama...

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Digg
  • Sphinn
  • Facebook
  • Mixx
  • Reddit
  • Technorati
  • IndianPad
  • YahooMyWeb

rising road

Written By indrahuazumenggonggong


akhirnya sempat posting juga. setelah sekian lama tidak ada koneksi internet yang tersedia.

kali ini tentang rising road, from good to great. Ini adalah judul yang saya buat sendiri untuk studi tour ATMI 40 yang baru saja saya lewati awal desember lalu. Sebenarnya judulnya The Awakening Journey of ATMI 40...tapi saya gak setuju..haha.. alay banget sih.

Kenapa rising road? road = karena sebuah perjalanan/ trip. Saya tidak memakai journey karena kata journey konotasinya lebih ke perjalanan yang lama, kalau hanya tour lebih mantab memakai road. Kenapa rising? mencari padanan kata berkembang, memilih rising karena jika disingkat rising road menjadi RR, mantab kan.haha

Rising Road saya artikan sebagai perjalanan pengembangan diri; dengan tagline dari baik menjadi hebat. Menjadi manusia yang better setelah melalui perjalanan singkat ini. Setidaknya, dengan ajakan-himbauan melalui judul dan tag line ini teman-teman ATMI 40 menjadi mau dan mampu memaknai perjalanan yang ada untuk perkembangan diri. Setidaknya memasukkan agenda studi tur ini menjadi box "pengalaman hidup" sehingga mampu menjadi guru yang baik dalam menjalani hidup. -itu harapan saya-

Jauh dari pikiran dan harapan saya itu, saya tetap mengimpikan liburan panjang dan vacation yang tak terlupakan bersama teman-teman. Jauh diluar kata "studi", jauh dari kata pembelajaran, pengalaman, Tapi sangat dekat dengan kata refreshing. Dari sini kita juga bisa menarik pengalaman bukan>haha--pembenaran.

Rising Road ini menjelajahi kota Jakarta dan sekitarnya. Saya berputar-putar mengunjungi industri-industri di sekitar kota ini. Melihat-lihat bagaimana mereka bekerja, berproses, dan menghasilkan. Setiap malam saya berjalan-jalan keluar hotel, mengelilingi kota Jakarta naik busway, nongkrong di pinggiran jalan kota Jakarta, makan nasi goreng di dekat Bundaran HI, hingga akhirnya menyewa angkutan untuk mengantar saya pulang ke hotel.

Sedikit kekecewaan yang ada: kenapa saya sakit...

Sedikit curhatan saya : saya rindu ATMI 40 yang berteriak "bersatu tak bisa dikalahkan". Kenapa sekarang justru saya yang berteriak meneriakkan perpecahan, kenapa situasi seperti ini menjadi hal wajar dan semakin di agung-agungkan. Saya sesali yang telah, sedang dan belum terjadi.

Untuk teman-temanku, rising road>> FROM GOOD TO GREAT

hal terbesar (great) apa yang ada selain KITA.



ke Jakarta aku...kan kembali<<


Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Digg
  • Sphinn
  • Facebook
  • Mixx
  • Reddit
  • Technorati
  • IndianPad
  • YahooMyWeb

mengalir sampai jauh..

Written By indrahuazumenggonggong On 12 December 2009

apa yang bisa mengalir? Air?cairan?fluida?zat cair? Yaa..semua itu bisa mengalir...aplikasinya dapat kita lihat di aliran air, sungai, mata air, hujan dan lain-lain.
Bagaimana sesuatu itu mengalir? Tentu dari permukaan tinggi menuju ke permukaan yang lebih rendah. Selalu menuju dataran yang jauh lebih rendah. Hukum gravitasi tampaknya berkuasa di sini. Semua yang mengalir, mengikuti arusnya menuju satu tempat.

Hari ini ulang tahun Komunitas Bengawan, komunitas blogger solo dan sekitarnya. Kalimat mengalir sampai jauh digunakan untuk menggambarkan perjalanan bengawan sebagai komunitas. Satu hal sebagai harapan saya, supaya bengawan tidak hanya mengalir begitu saja mengikuti arus...supaya bengawan tidak hanya mampu mengalir menuju tempat yang lebih rendah...tapi supaya bengawan mampu mengalir sampai ke tujuan...

Selamat ulang tahun komunitas Bengawan...terus mengalir sampai jauh!!

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Digg
  • Sphinn
  • Facebook
  • Mixx
  • Reddit
  • Technorati
  • IndianPad
  • YahooMyWeb