![]() |
| Hipnotis Blogging Contest |
Hipnotis, adalah sebuah lagu yang dibalut dengan video klip bertemakan "save the planet" dan dinyanyikan musisi cantik bernama Indah Dewi Pertiwi. Musisi muda ini, ternyata bermusik dengan penuh totalitas. Garapan lagu dan video klipnya dibalut dengan tidak "biasa-biasa" saja. Gerakan tari yang telaten dan disiplin juga menunjukkan totalitasnya. Tidak hanya musisi biasa, marketing strategi yang cerdas dalam memasarkan karyanya melalui berbagai media, termasuk melalui event Hipnotis Blogging Contest ini.
Kebetulan, saya juga bekerja di bidang marketing, dan tertarik dengan cara yang dilakukan musisi cantik ini. Dan bagusnya, strategi marketing ini diikuti dengan kualitas produk yang dijual yang bagus pula. Sebaik apapun strategi marketingnya, pasar akan tetap menilai dari kualitas produknya. Two thumbs up untuk Video Klip lagu ini. Tidak hanya melulu menampilkan kisah cinta, kisah sedih kemiskinan, namun mampu dan mau secara global menyuarakan "save the planet". Itulah kenapa (selain karena Ipadnya =p ), saya tertarik untuk ikut berbagi dalam event Hipnotis Blogging Contest yang diadakan Indah Dewi Pertiwi dengan menulis sedikit review video klip barunya. Tentu saja, ini hanyalah review dari kacamata seorang blogger, bukan review dari kacamata seorang musisi profesional (meskipun saya juga bermimpi untuk menjadi musician ).
Save the Planet ala IDP
IDP, Indah Dewi Pertiwi, dengan video klip Hipnotis terbarunya ingin menyuarakan isu yang dalam kurun waktu 20 tahun ini kerap diperbincangkan. Isu tentang "save the planet". Sebenarnya isu ini bukan isu baru yang muncul di permukaan. Tetapi, ketika isu ini dimunculkan melalui sebuah video klip lagu yang tidak abal-abal, setting yang memukau, editing animasi 3D yang memukau, lagu yang bagus dibalut koreografi gerakan yang disiplin, maka isu ini menjadi hal baru dengan balutan yang sangat "2011". Mungkin, setelah hampir dua dekade penggalakan go green tapi tanpa menuai hasil, menjadikan inspirasi bagi IDP untuk ikut menyuarakannya.
Untuk sinematografi dari video klip ini sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. IDP bersama dengan Anggi Umbara dan crew sudah membuktikannya sendiri, bisa dilihat langsung di video klipnya. Beberapa nama yang ahli di bidangnya pun ikut bergabung dalam penggarapan video yang dikabarkan mencapai dana cukup besar. Beberapa data yang saya dapat dalam pembuatan video klip ini:
Sutradara : Anggy Umbara
Astrada : Gadis
DOP : Dicky Maland
Editor Offline : dikerjakan Anggy Umbara sendiri
Produser : Genda & Tia H
Editor Online : Andi Wijaya
3D robot : Deddy Syam
3D Liquid : Render Post
3D Twister & Air Bah : Gepeto
Grafis : Anjay
Label : Keci Music
Materi : Film 35mm
Pak Deddy Syam, salah satu animator ternama di Indonesia sekaligus dosen di Universitas Binus, tentu tidak perlu diragukan lagi kapasitasnya sebagai pembuat animasi 3D. IDP sendiri pun dikabarkan sempat jatuh sakit berkali-kali dalam pembuatan video klip yang hampir menelan waktu 1 tahun. Saat latihan dance, IDP sempat jatuh sakit dan masuk UGD, dan saat syuting di Lombok pun IDP juga masuk UGD satu kali. Tentu ini menjadi salah satu fakta totalitas IDP dalam penggarapan video klipnya kali ini. Setting tempat di Lombok, Jakarta, Bali, Pulau Seribu, juga menjadi salah satu fakta keseriusan IDP menggarap video klip ini.
Video ini menarik bagi saya karena beberapa hal:
Dalam menyampaikan pesan ini pun, video klip ini menggambarkannya dengan renyah dan mudah ditangkap. Pesan seperti “we’re nothing but aliens, invading planet with lust and technology” , kemudian video klip ini menayangkan bahwa campur tangan manusia itu sangat besar dalam perusakan alam (baik dengan teknologi ataupun karena kebiasaan hidup kita). Kemudian setelah menampilkan banyak kerusakan alam, video ini menggambarkan sosok IDP yang memegang remote control dan dengan seketika mengembalikan keadaan kembali seperti semula, “the remote is within ourselves, the world is in your hands”. Pesan singkat yang mampu menyadarkan kita bahwa kendali untuk memperbaiki alam itu ada di tangan kita. Tangan kecil masing-masing manusia, mampu memberikan perubahan besar dalam kehidupan manusia bersama alam. Menarik sekali, seperti sebuah punctum filsafat yang mengatakan "pilihan-pilihan kecil membawa kita ke pilihan besar" atau sebuah ungkapan "think globally act locally". Bahwa kejadian-kejadian besar yang terjadi di sekitar kita itu mampu kita kendalikan dengan perbuatan-perbuatan kecil kita sehari-harinya. Dan tentu, dalam pesan terakhir "save the planet", sebuah ajakan langsung untuk menjaga kelestarian alam.
Sedikit opini pancingan bagi IDP dalam menelurkan isu kelestarian alam, menurut saya sangat salah kaprah bila ajakan "save the planet" digaungkan. Karena apa? Karena planet kita tidak akan hancur walau dirusak seperti apapun oleh manusia atau invasi apapun. Alam kita adalah sistem yang sangat kuat dalam mempertahankan diri. Bayangkan, semua kejadian-kejadian bencana alam dan kerusakan-kerusakan alam yang terjadi, siapakah yang mengalami kerugian? Apakah alam kita merugi? Tentu tidak, yang paling mengalami kerugian adalah manusia itu sendiri. Karena sejatinya alam kita diciptakan untuk menopang kehidupan manusia. Dan ketika manusia sudah dengan egoisnya merusak habis-habisan alam seakan tidak membutuhkan alam, maka alam itu sendirilah yang akan menghancurkan manusia. Dan ketika saat itu terjadi, mungkin populasi manusia akan habis, dan alam akan membangun sistemnya sendiri dari awal. Alam tidak perlu diselamatkan, yang perlu kita lakukan adalah melestarikan, memberdayakan, dan hidup bersama alam agar alam tidak menghabisi kita. Kita-lah yang perlu diselamatkan, bukan alam.
Video klip yang menarik untuk di review, secara ide cerita juga membuka banyak opini tentang pesan yang ingin disampaikan video klip ini sendiri. Merangkul para blogger dengan blognya, menjadikan video klip ini kaya akan kritik dan saran. Suasana citizen jurnalism yang obyektif mampu memberi penilaian sendiri tentang kualitas video klip Hipnotis ini.
Selamat datang di dunia blogging, Indah Dewi Pertiwi. Selamat menyelamatkan umat manusia untuk hidup berdampingan bersama alam. Semoga video klip ini mampu menghipnotis penikmatnya untuk ikut menjaga kelestarian alam.
Untuk sinematografi dari video klip ini sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. IDP bersama dengan Anggi Umbara dan crew sudah membuktikannya sendiri, bisa dilihat langsung di video klipnya. Beberapa nama yang ahli di bidangnya pun ikut bergabung dalam penggarapan video yang dikabarkan mencapai dana cukup besar. Beberapa data yang saya dapat dalam pembuatan video klip ini:
Sutradara : Anggy Umbara
Astrada : Gadis
DOP : Dicky Maland
Editor Offline : dikerjakan Anggy Umbara sendiri
Produser : Genda & Tia H
Editor Online : Andi Wijaya
3D robot : Deddy Syam
3D Liquid : Render Post
3D Twister & Air Bah : Gepeto
Grafis : Anjay
Label : Keci Music
Materi : Film 35mm
Pak Deddy Syam, salah satu animator ternama di Indonesia sekaligus dosen di Universitas Binus, tentu tidak perlu diragukan lagi kapasitasnya sebagai pembuat animasi 3D. IDP sendiri pun dikabarkan sempat jatuh sakit berkali-kali dalam pembuatan video klip yang hampir menelan waktu 1 tahun. Saat latihan dance, IDP sempat jatuh sakit dan masuk UGD, dan saat syuting di Lombok pun IDP juga masuk UGD satu kali. Tentu ini menjadi salah satu fakta totalitas IDP dalam penggarapan video klipnya kali ini. Setting tempat di Lombok, Jakarta, Bali, Pulau Seribu, juga menjadi salah satu fakta keseriusan IDP menggarap video klip ini.
Video ini menarik bagi saya karena beberapa hal:
- Pesan Moral yang diangkat --> save the planet
- Nasionalisme yang kuat --> setting tempat, setting perang seperti era kemerdekaan
- Koreografi tarian yang disiplin
- Animasi 3D yang tidak mudah
- Menggambarkan perkembangan teknologi yang seharusnya mampu hidup sejalan dengan alam, bukan justru merusak alam.
- dan tentu, Irama lagu, lirik lagu yang tidak kalah baiknya.
Dalam menyampaikan pesan ini pun, video klip ini menggambarkannya dengan renyah dan mudah ditangkap. Pesan seperti “we’re nothing but aliens, invading planet with lust and technology” , kemudian video klip ini menayangkan bahwa campur tangan manusia itu sangat besar dalam perusakan alam (baik dengan teknologi ataupun karena kebiasaan hidup kita). Kemudian setelah menampilkan banyak kerusakan alam, video ini menggambarkan sosok IDP yang memegang remote control dan dengan seketika mengembalikan keadaan kembali seperti semula, “the remote is within ourselves, the world is in your hands”. Pesan singkat yang mampu menyadarkan kita bahwa kendali untuk memperbaiki alam itu ada di tangan kita. Tangan kecil masing-masing manusia, mampu memberikan perubahan besar dalam kehidupan manusia bersama alam. Menarik sekali, seperti sebuah punctum filsafat yang mengatakan "pilihan-pilihan kecil membawa kita ke pilihan besar" atau sebuah ungkapan "think globally act locally". Bahwa kejadian-kejadian besar yang terjadi di sekitar kita itu mampu kita kendalikan dengan perbuatan-perbuatan kecil kita sehari-harinya. Dan tentu, dalam pesan terakhir "save the planet", sebuah ajakan langsung untuk menjaga kelestarian alam.
Sedikit opini pancingan bagi IDP dalam menelurkan isu kelestarian alam, menurut saya sangat salah kaprah bila ajakan "save the planet" digaungkan. Karena apa? Karena planet kita tidak akan hancur walau dirusak seperti apapun oleh manusia atau invasi apapun. Alam kita adalah sistem yang sangat kuat dalam mempertahankan diri. Bayangkan, semua kejadian-kejadian bencana alam dan kerusakan-kerusakan alam yang terjadi, siapakah yang mengalami kerugian? Apakah alam kita merugi? Tentu tidak, yang paling mengalami kerugian adalah manusia itu sendiri. Karena sejatinya alam kita diciptakan untuk menopang kehidupan manusia. Dan ketika manusia sudah dengan egoisnya merusak habis-habisan alam seakan tidak membutuhkan alam, maka alam itu sendirilah yang akan menghancurkan manusia. Dan ketika saat itu terjadi, mungkin populasi manusia akan habis, dan alam akan membangun sistemnya sendiri dari awal. Alam tidak perlu diselamatkan, yang perlu kita lakukan adalah melestarikan, memberdayakan, dan hidup bersama alam agar alam tidak menghabisi kita. Kita-lah yang perlu diselamatkan, bukan alam.
Video klip yang menarik untuk di review, secara ide cerita juga membuka banyak opini tentang pesan yang ingin disampaikan video klip ini sendiri. Merangkul para blogger dengan blognya, menjadikan video klip ini kaya akan kritik dan saran. Suasana citizen jurnalism yang obyektif mampu memberi penilaian sendiri tentang kualitas video klip Hipnotis ini.
Selamat datang di dunia blogging, Indah Dewi Pertiwi. Selamat menyelamatkan umat manusia untuk hidup berdampingan bersama alam. Semoga video klip ini mampu menghipnotis penikmatnya untuk ikut menjaga kelestarian alam.




17 komentar:
njegog apa je koe dab ?
mantap gan, lengkap abiez reviewmu. Moga menang yagh
mantap...lengkap reviewnya...sukses yaa...
salam kenal sesama pengikut kontes IDP
seventar saya lirik VC nya dulu xixixi~
aku liat IDP aja dah terhipnotis
lagunya sering denger, cuman vid klipnya belum pernah nonton :)
Gud luck, ndro!
Tulisannya nikmat... :D
kalo benar 50% penilaian dari mbak indah, menurutku tulisan ini yang menurutku lebih keren, nyaman dan enak dibaca..lengkap pula..
Sukses ya kang,kalo dapet bb n ipad jangan lupa kasih aq komisi.hahaha
Sukses kang,kalo dapet hadiahnya jangan lupa bagi hasil ya.haha
Top gan.. mari menggonggong..
Terkagum hasil klipnya yg dikerjakan tangan-tangan profesional. Review yg cukup tajam dan tidak ada yg terlewatkan
waw blognya kerennnn
wow blognya kerennnn OMG,betul betul betul
salut untuk anda...
hhmmm... blognya siip..
Ayo sadar tehnologi "go blog"... (jgn slah membacanya, itu bukan bahasa jawa... heheheh)
mantap gan, maju terus!!!!
Post a Comment
monggo silahkan menggonggong