Halo para Blogger Indonesia,
setelah sekian lama saya tak muncul dengan dengan tulisan di blog ini, akhirnya saya putuskan untuk menulis kembali. Simpel saja, malam ini saya menghabiskan waktu untuk menulis tugas kuliah yang cukup tidak saya mengerti isinya, dan tugas tulis tangan pula.. berlembar-lembar! Dan tentu, di tengah kegalauan seperti itu, naluri nge blog mengembang kembali.
Kurun waktu kesibukan saya sekitar 2 bulan ini (selama saya off posting), saya habiskan untuk bekerja dan kuliah. Bekerja dari pagi sampai sore, kemudian kuliah sampai malam. Sebenarnya tenaga masih turah-turah, tapi ternyata otak yang sudah kotong.
Hari senin kemarin, saya agak sedikit tidak enak badan. Dari pagi di kantor, saya sudah merasa meriang tidak karuan (baca= masuk angin). Siang hari pun saya putuskan untuk kerokan di kantor, karena rasa-rasanya badan sudah lemes sekali kemasukan angin berlebih. Maklum, hampir seminggu-an saya selalu terguyur hujan. Sore hari pun saya putuskan untuk tidak masuk kuliah dan sesegera mungkin pulang ke rumah. Sampai di rumah, saya memanggil tukang pijet langganan keluarga. 3 jam lamanya saya dipijet, dari jam 7 sampai jam 10 malam. Tak lupa saya minta tukang pijet untuk menuntaskan kerokan siang hari di kantor kemarin. Setelah pijet, meski badan terasa agak ringan tapi ternyata rasa meriang masih cemantol. Gemreges rasanya. Saya segera minum obat dan tidur di kamar. Sekitar pukul setengah 3 pagi saya terbangun, badan terasa pegal, hidung pilek, batuk-batuk, dan kepala terasa sangat pusing. Saya pun keluar kamar sebentar dan meminum 2 gelas air. Ketika saya kembali ke kamar, tiduran, di kepala saya mulai terpikir dan merencanakan agar besok pagi saya cuti sakit sehari. Selain badan masih lemes, istirahat satu hari mungkin bisa menetralisir tenaga dan stamina saya kembali. Bahkan sebelum mata terpejam, saya sudah meyakinkan diri saya bahwa besok saya harus CUTI tidak masuk.
Pagi harinya, jam setengah 6 pagi, LHA TERNYATA, badan saya terasa sangat sehat dan FIT! Amazing Deo Gratias! Saya terbangun dengan kebingungan. Rencana saya untuk tidak masuk menjadi agak meragu. Aneh, kenapa bisa secepat ini badan terasa fit dan sehat? padahal baru beberapa jam yang lalu saya kelimpungan dan kesakitan. Lalu saya putuskan untuk bangun dan mandi. Setelah mandi, saya sarapan dan kembali ke kamar. 5 menit waktu yang saya gunakan untuk terdiam dan berpikir lama, MASUK atau TIDAK. Well, saya lalu ganti baju, dan akhirnya masuk kerja.
Cerita yang singkat dan tidak penting sebenarnya, tapi lesson learn nya menarik. Man proposes, God disposes. Manusia merencanakan, Tuhan yang menentukan. Kata-kata yang sudah lama nangkring di pikiran saya kembali tercuat. Seberapa kuat pun saya merencanakan, Tuhan yang akan menentukan. Menentukan keberlangsungan rencana, menentukan arah rencana, menentukan segala. Tapi dibalik itu semua, ada hal lain yang menurut saya lebih penting. Biarpun Man proposes dan God disposes, ternyata manusia masih tetap harus MEMILIH di akhir keputusan rencananya. Dan pilihan itu, sebaik-baiknya se-rencana dengan ketentuan-Nya. Always. Rencana saya untuk cuti sakit, kemudian Tuhan menentukan pagi itu saya sehat, dan pada akhirnya saya tetap harus memilih apa yang harus terjadi pada diri saya. Lucu ya kehidupan ini, isinya hanya pilihan-pilihan. Dan setiap pilihan selalu diberi kebimbangan, sudahkah pilihan ini sesuai ketentuanMu? atau hanya sesuai rencanaku? Dulu aku diajari, cara agar rencana dan ketentuanNya seirama itu dengan berefleksi. 5 menit refleksi setiap harinya, mungkin cukup bagi kita memilih jalan hidup sesuai ketentuanNya.
Life is a choice and life is also more than our choice.




4 komentar:
super cool..
keep posting indra huazu (iin)
take care :D
Tetap sehat, tetap semangat, supaya kita bisa jalan-jalan dan makan-makan lagi.
Oke mass, refleksi yg mencerahkan
Kunjungan perdana broo... #hammer
Post a Comment
monggo silahkan menggonggong